Sukses menyusui

Ibu terkena Hepatitis B. Bolehkah menyusui?

Hepatitis B merupakan infeksi liver (hati) yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus terdapat di cairan tubuh (darah, ludah, cairan kelamin) dan dapat menular melalui makanan, transfusi darah, terkena cairan tubuh yang infeksius pada kulit yang luka, serta hubungan seksual.

Jika seorang ibu hamil terkena Hepatitis B, bayi dapat tertular melalui kontak dengan darah ibu, cairan ketuban, dan cairan tubuh ibu yang terdapat di jalan lahir saat persalinan. Hal ini dapat terjadi baik pada ibu yang menyusui, maupun tidak menyusui.
Karenanya, bayi harus mendapat imunoglobulin hep B (HB-Ig) dan vaksin Hep B segera, dalam 12 jam sejak lahir. Dosis kedua vaksin harus diberikan pada usia 1-2 bulan, dan dosis ketiga pada usia 6 bulan.
Bayi diperiksa pada usia 9-18 bulan untuk memastikan bayi tidak terkena hepatitis B.

Ibu yang telah mengikuti prosedur di atas dapat tetap menyusui bayinya. WHO menyatakan menyusui tidak meningkatkan risiko terkena Hepatitis B, dan tetap dianjurkan untuk menyusui bayinya secara eksklusif. Hanya terdapat sedikit sekali virus di dalam ASI, dan menyusui dapat melindungi bayi dengan adanya transfer antibodi melalui ASI.

Penelitian oleh Hill et al (2002) menunjukkan bahwa dari 2 kelompok bayi dengan ibu terinfeksi Hepatitis B, 369 bayi yang diberi ASI semua terdeteksi negatif sedangkan 9 bayi yang diberi susu formula terdeteksi positif setelah vaksinasi awal.
Beberapa ahli menyatakan bahwa beberapa kondisi pada payudara seperti puting yang luka dan berdarah, atau adanya luka pada payudara yang mengeluarkan cairan, dapat meningkatkan risiko transmisi kepada bayi.
Pada ibu dengan Hepatitis B yang mengalami puting luka dan berdarah, usahakan segera mengatasi penyebabnya (sebagian besar disebabkan posisi dan perlekatan yang tidak tepat pada payudara), dan sementara waktu memberikan ASI dengan diperah pada payudara tersebut, untuk memberi waktu luka menyembuh dan menurunkan risiko transmisi. Payudara yang sehat dapat disusukan seperti biasa.

Sumber :
Mohrbacher N,Breastfeeding answers made simple. 2010.

http://www.who.int/maternal_child_adolescent/documents/hepb_breastfeeding/en/index.html

About Stella Tinia,dr.,M.Kes,IBCLC

An IBCLC lactation consultant with high passion to educate and help mothers and babies enjoy the wonderful experience and millions benefits of breastfeeding.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: