Tumbuh kembang dan kesehatan bayi

Cara mudah memantau perkembangan motorik kasar anak

Perkembangan bayi berjalan sangat cepat, kemarin rasanya bayi kita masih dapat tidur dengan tenang di dalam baby-crib nya, hari ini dia telah merangkak ke sana kemari, dan tak lama dia mulai menggapai segala benda di sekitarnya untuk belajar berdiri. Pemantauan perkembangan motorik kasar anak dapat dilakukan oleh orang tua dengan mudah, sehingga orang tua dapat ikut berperan serta memberi stimulasi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Perkembangan setiap anak dapat berbeda, yang terpenting bukanlah ketepatan waktu anak mencapai tahap tersebut, melainkan perkembangannya melalui setiap tahapan secara berurutan dan berkesinambungan.

0-12 bulan

Pada tahun pertama kehidupannya, seorang bayi mempelajari banyak keterampilan yang dibutuhkannya untuk berjalan. Biasanya antara 0-2 minggu, bayi dapat mengangkat dagunya jika dibaringkan tengkurap. Sekitar usia 5-6 minggu, bayi mulai dapat mengangkat dadanya, dan pada usia 8 bulan kendali ototnya menjadi lebih baik sehingga dapat mengangkat dadanya dengan baik pada posisi tengkurap.

Mulai sekitar usia 3-4 bulan, sebagian besar bayi dapat mengendalikan leher dan kepalanya dalam posisi tegak saat duduk di pangkuan dengan punggungnya ditopang.

Sekitar 4 bulan bayi mulai bisa berguling dari sisi ke sisi dan sekitar 6 bulan bayi dapat berguling sempurna jika dibaringkan terlentang atau tengkurap. Bayi 6 bulan mulai dapat duduk sendiri untuk waktu sebentar, walau lebih senang jika duduk dengan ditopang.

Pada usia 7 bulan bayi mulai merangkak menggunakan tangannya, dan usia 7-8 bulan dapat duduk dengan tegak.

Pada usia 8 sampai 10 bulan, bayi mulai merangkak dengan tangan dan lututnya dan makin bebas bergerak. Sekitar 9 sampai 11 bulan, bayi mulai dapat dituntun untuk berjalan. Dan pada waktu yang sama, bayi dapat menggapai meja atau kursi untuk bangkit dari posisi duduk ke berdiri. Beberapa bayi menyelesaikan tahapan ini sampai usia 15 bulan, dan hal ini normal.

1-3 tahun

Biasanya anak sudah dapat bisa berjalan dengan baik pada usia 18 bulan, bahkan berjalan mundur. Anak juga sudah mulai dapat menuruni tangga dan duduk di bangku kecil.

Usia 2 tahun anak mulai dapat berlari. Berhati-hatilah pada usia ini karena mereka dapat membuka dan menutup pintu, mendorong kursi, dan melakukan banyak hal yang kadang tidak kita duga.

Pada usia 3 tahun mereka mulai lebih menguasai motorik kasar. Mereka telah fasih naik turun tangga, naik sepeda, lompat dan berdiri dengan satu kaki, melempar dan menendang bola.

Beberapa cara untuk menstimulasi perkembangan motorik anak:

0-12 bulan

  • Pastikan pakaian dan penataan tempat tidurnya cukup longgar dan memungkinkan lengan dan kaki bayi bergerak bebas.
  • Berikan permainan bayi yang melatih gerak tangan dan kakinya, dapat pula Anda lakukan senam bayi.
  • Saat bayi berbaring terlentang, genggam dan tariklah lengan bayi dengan ringan ke posisi duduk.
  • Untuk menstimulasi bayi merangkak, tempatkan mainan favoritnya sedikit di luar jangkauannya.
  • Sediakan objek yang stabil dan kuat di sekitarnya saat dia mulai belajar berdiri untuk dijadikan pegangan.

1-3 tahun

Sediakan berbagai mainan yang berbunyi, dan ajaklah anak bermain dengan berbagai permainan yang melibatkan anggota tubuhnya seperti lempar tangkap bola yang ringan, hide and seek mainan favoritnya. Sebaliknya jangan terlalu sering membiarkannya nonton TV atau bermain game komputer, yang membuatnya lebih banyak duduk diam dan terpaku pada satu objek. Inilah saat-saat emas Anda melatih kemampuan motorik kasarnya mencapai optimal.

Setelah anak dapat diajak berkomunikasi, libatkan anak dalam berbagai kegiatan harian ringan seperti mengelap meja, membersihkan dan membereskan mainannya, dan lain-lain.

Mulai waspada jika…

Pencapaian keterampilan motorik kasar seorang anak sangat teragantung pada stimulasi yang diterimanya. Anak yang tidak pernah dibiarkan mencoba naik sepeda, tentu tidak bisa kita harapkan menguasai keterampilan ini. Demikian pula mengenai waktu pencapaian, antara satu anak dengan lainnya dapat berbeda. Tetaplah mendukung anak Anda dengan kata-kata positif dan kasih sayang, yakin bahwa dengan dukungan Anda, ia akan lebih berkembang.

Namun, jika setelah diberikan berbagai stimulasi dan dukungan, anak masih mengalami kondisi di bawah ini, hubungi dokter anak Anda untuk berkonsultasi lebih lanjut.

  • Bayi belum dapat mengendalikan kepalanya pada usia 7 bulan
  • Bayi hanya sedikit atau bahkan tidak menunjukkan gerakan motorik
  • Bayi belum dapat duduk sendiri pada usia 12 bulan
  • Bayi belum dapat berdiri pada usia 15 bulan
  • Bayi belum dapat berjalan pada usia 18 bulan
  • Anak belum dapat melompat dan berjongkok atau melangkahi objek kecil pada usia 4 tahun

Grafik perkembangan 6 keterampilan motorik kasar anak dapat diunduh di sini .

Referensi :

Barsley-Marra BL, Understanding and Encouraging Your Young Child’s Large Motor Development. [cited 16May 2012]. Available at http://extension.missouri.edu/p/GH6113

Miller-Keane Encyclopedia and Dictionary of Medicine, Nursing, and Allied Health, 5th ed. and Child Development Institute, http://www.childdevelopmentinfo.com.

http://www.who.int/childgrowth/standards/Windows.pdf

About Stella Tinia,dr.,M.Kes,IBCLC

An IBCLC lactation consultant with high passion to educate and help mothers and babies enjoy the wonderful experience and millions benefits of breastfeeding.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: